Tarif Premi Asuransi Mobil All Risk & Total Loss Only

Premi Asuransi Mobil All Risk

Asuransi mobil ada dua jenis jaminan yaitu All Risk dan TLO (Total Lost Only). Karena jenisnya yang berbeda itu, sudah pasti jika kedua asuransi ini memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut bukan hanya terletak pada namanya (yang mungkin dari sana Anda juga sudah bisa menerka-nerka perbedaannya apa), tapi juga dari pertanggungan, dan tentu saja, dari harga atau tarif premi asuransinya.

Namun demikian, sebelum dibahas mengenai perbedaan harga atau tarifnya, akan dibahas terlebih dahulu mengenai pengertian kedua jenis asuransi mobil ini secara umum dan juga bagaimana sistem pertanggungan kedua asuransi itu agar Anda juga bisa memahami alasan di balik penetapan harganya nanti.

Pertama, All Risk yang berarti segala resiko. Asuransi mobil All Risk kemudian bisa dibilang merupakan jenis asuransi yang bisa menanggulangi segala jenis resiko yang bisa terjadi pada mobil sejak asuransi itu aktif. Jika mobil Anda mengalami kerusakan akibat kecelakaan atau akibat pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab, Anda akan mendapatkan pertanggungan dari pihak asuransi. Entah itu pertanggungan dalam bentuk biaya perbaikan mobil atau layanan perbaikan mobil dari bengkel rekanan asuransi, atau berupa biaya penggantian sebesar kerugian yang dialami.

Kedua, asuransi mobil TLO. TLO yang merupakan singkatan dari Total Loss Only ini merupakan jenis asuransi yang hanya akan memberikan pertanggungan jika resikonya mencapai tingkat “total” saja. Entah itu total hilang atau total rusak. Kerusakan yang bisa ditanggung oleh jenis asuransi ini hanyalah kerusakan dengan tingkat kerusakan minimal 75 % alias sudah tidak bisa digunakan lagi. Jika mobil masih bisa diperbaiki, maka mobil Anda akan mendapat pertanggungan berupa perbaikan, tapi jika tidak, yang akan Anda dapatkan adalah biaya penggantian.

Bagaimana? Sudahkan Anda memahami perbedaan antara kedua jenis asuransi itu? Secara garis besar, perbedaan antara asuransi All Risk dan TLO terletak pada cakupan atau luas pertanggungannya. Ketika asuransi TLO hanya bisa memberikan pertanggungan asuransi jika tingkat kerusakan mobil minimal 75 %, atau jika mobil Anda itu hilang, asuransi All Risk bisa memberikan pertanggungan walaupun resikonya hanya merupakan resiko kecil dan jauh di bawah 75 %.

Dengan kesimpulan di atas, mungkin Anda juga sudah bisa menduga asuransi jenis apa yang memiliki tingkat harga premi asuransi yang lebih tinggi. Jawabannya adalah asuransi All Risk. Karena jumlah pertanggunagan dan resiko pemberian pertanggungan asuransi yang juga tinggi, asuransi jenis ini tentunya pantas mematok harga yang lebih mahal dibanding TLO atau Total Loss Only. Meskipun demikian, fungsi kedua asuransi ini tetap saja sama, yaitu untuk memberikan perlindungan pada mobil Anda dan untuk menghindarkan Anda dari kerugian besar yang bisa terjadi pada Anda dan mobil Anda sewaktu-waktu. Untuk mendapatkan harga asuransi mobil yang sesuai, Anda juga bisa mengeceknya di sini: www.cekpremi.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *